Minggu, 14 Maret 2010

Instal XP pada NetBook/NoteBook dengan FLASHDISK

Ketika anda memilik sebuah notebook tanpa dilengkapi dengan integrated optical drive (baca DVD-R .red) maka akan sangat resah apabila suatu ketika anda harus menginstal ulang lagi sistem operasi notebook anda. Apabila harus merogoh kocek dalam hanya untuk mendapatkan portable optical drive, dirasa sangat sayang. Karena harga dipasaran untuk sebuah portable optical drive masih terlalu mahal. Sudah terdapat solusi untuk mengatasi kekhawatiran anda. Mungkin bagi orang awam sekalipun sudah tahu tips dan trik untuk menginstal ulang sistem operasi notebook via USB Flash Disk. Anda dapat mendownload file pendukung proses instalasi Windows XP pada link yang diberikan di bawah ini.
USB_PREP8
BOOTSECT
PeTo_USB
Berikut akan dijabarkan mengenai langkah-langkah instalasi Windows XP via USB FlashDisk.
A. Membuat Bootable USB FlashDisk
Pertama kali anda harus membuat USB Flashdisk bootable. Berikut akan diberikan langkah-langkahnya.
1. Buat folder di drive C dan beri nama foldernya WinXP.
2. Copy file USB PREP8.zip, PeToUSB.zip dan Bootsect.exe pada folder WinXP.
3. Extract file USB PREP8.zip, dilanjutkan dengan Extract file Bootsect.zip.
4. Extract file PeToUSB_3.0.0.7.zip, kemudian Copy file PeToUSB.exe ke folder USB_prep8.
5. Klik dua kali file usb_prep8.cmd yang ada didalam folder USB_prep8.
6. Setelah muncul tulisan “Press any key to continue” dan menekannya, maka akan tampil windows PeToUSB.
7. Biarkan tampilan Windows PeToUSB dan jangan ditutup.
8. Format USB Flashdisk.
9. Setelah proses format Flashdisk maka jangan menutup windowsnya.
10. Kemudian pada Desktop, klik Start, pilih Run, dan ketik cmd (lalu tekan Enter atau klik OK).
11. Ketik CD\ (lalu tekan Enter).
12. Ketik CD WinXP.
13. Ketik CD Bootsect.
14. Ketik bootsect.exe /nt52 E: (dimana E adalah drive USB, tergantung drive USB berada).
15. Bila E berarti harus ketik : bootsect.exe /nt52 E: (lalu tekan Enter).
16. Jika berhasil, maka akan muncul tulisan “Bootcode was successfully updated on all targeted volumes”.
17. Kemudian tutup Command Prompt tsb (Bukan yang usbprep8).
18. Tutup juga windows PeToUSB.
19. Pada windows Command Prompt yang usb_prep8, tepatnya ditulisan Enter your choice : Ketik angka 1, kemudian tekan “Enter”.
20. Silahkan browse ke drive CD O/S Windows XP, Ketik angka 2 kemudian tekan “Enter”.
21. Masukkan huruf yang belum terpakai untuk nama drive contoh”F”, Ketik angka 3, kemudian tekan “Enter”.
22. Masukkan huruf tempat drive USB Flashdisk berada, contoh”G”, Ketik angka 4, kemudian tekan “Enter”.
23. Mulai Proses copy ke USB Flashdisk.
24. Kemudian akan muncul pertanyaan apakah anda ingin mengformat drive “F”. Ketik “Y” lalu tekan “Enter”.
25. Jika sudah tekan “Enter” lagi untuk melanjutkan prosesnya.
26. Kemudian tekan “Enter” lagi.
27. Setelah itu akan muncul pop up, klik “Yes”.
28. Klik “Yes” lagi jika ada popup yang muncul.
29. Klik “Yes” untuk melakukan “Unmount virtual drive”.
30. Proses selesai, OK.
31. Kemudian tutup windows Command prompt usbprep8.
32. USB Flashdisk yang bootable sudah siap digunakan untuk install O/S Windows XP pada Notebook anda.

B. Step Install O/S Windows XP pada Notebook


1. Masukkan USB Flashdisk ke port USB pada Notebook.
2. Setting Notebook untuk Boot pertama dari USB.
3. Lakukan dengan menekan terus F12 saat booting.
4. Setelah masuk BIOS, nanti saat install, pilih yang mode “TEXT SETUP”.
5. Proses install O/S Windows seperti yang biasa dilakukan (Membuat Partisi dengan format NTFS).
6. Setelah itu Restart Netbook, selanjutnya pilih yang “GUI MODE” (Bukan yang TEXT MODE).
7. Jika harus Restart lagi, maka pilih lagi yang “GUI MODE”.
8. Bila proses install O/S Windows XP selesai, maka jangan mencabut USB Flashdisk.
9. Masuk terlebih dahulu ke Desktop Windows XP buka “Safely Remove Hardware”, kemudian lepas USB Flashdisk.
10. Jangan lupa untuk mengembalikan setting BIOS untuk booting ke hardisk kembali.
Akhirnya semua masalah dan kekhawatiran anda yang memiliki notebook tanpa dilengkapi integrated optical drive terselesaikan.
Terakhir, pasti anda bingung klau booting awal harus pilih 2 statment, cara'a :

  1. pilih Windows XP profesional
  2. masuk Windows kemudian pilih start > run > ketik "msconfig" (tanpa petik) > pilih tab Boot.ini > klik Check All Boot Paths
  3. jika muncul perintah Remove USB, klik oke atau yes.
  4. kemudian Restart...lihat hasilnya..wuih oke..
SELAMAT BEREKSPERIMENT

Rabu, 03 Februari 2010

TIPS-TIPS UNTUK WINDOWS XP

  1. MEMBLOKIR LOADING KE WINDOWS

    -Stard>Run>ketikan edit C:\msdos.sys
    -Stard>Fine>windows carilah win.com, rubah dengan namaanda.com
    -carilah BootGUI=1 rubah menjadi 0
    -Restart
  2. CARA SETTING START UP WINDOWS

    -Start>Run ketikan C:\MsDos.sys

    -Boot GUI=[0,1]
    Secara default windows 9x akan booting ke mode grafik (GUI). Nilai 0
    Mode DOS, Nilai 1 untuk Boot Mode grafik (GUI) atau Normal.

    -BootMenu=[0,1]
    Secara defult windows 9x tidak akan menampilkan pilihan boot menu kecuali user menekan tombl F8. Nilai 0 untuk Booting secara default, nilai 1 untuk menampilakan Bootmenu

    -Logo=[0,1]
    Secara default windows akan menampilakan logo awan (logo Windows),
    Nilai 1 logo akan ditampilakan nilai 0 logo tidak ditampilakan.

    -BootDelay=n (n=bilangan dalam satuan detik)
    Boot delay memberikan waktu kepada user untuk meneka tombol F8 agar boot menu keluar secara default windows akan memberikan nilai 2 detik untuk tidak menekan tombol F8 Agar BootMenu keluar.

    -BootKeys=[0,1]
    Untuk Enable F8, nomor 1 berarti user punya kesempatan utnuk menekan tombol F8 sedangkan 0 Booting akan langsung berjalan secara normal tanpa sempat masuk ke
    BOotmenu.

    -AutoScan=[0,1,2]
    0 disable scandisk
    1 memberikan kesempatan kepada user untuk memilih menjalankan scandisk
    2 scandisk secara normal oleh windows

    -BootSafe=[0,1]
    0 Windows boot secara normal ke safe mode
    1 windows akan selalu booting ke safe mode
  3. MENGHILANKGKAN TAB SCREEN SERVER

    -Regedit
    -HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\
    System
    Buat suatu DWORD value dengan nama "NoDispScrSavPage lalu isikan nilainya dengan angka 1 untuk mengembalikanya ganti angka satu dengan 0
  4. MENGAKTIFKAN SISTEM FILE CHAKER PADA SAAT STARTUP WINDOWS XP

    -Regedit

    -HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion\
    WinLogOn
    Carilah Dword value bernama "Sfcscan" ubah nilai value
    dari 0 menjadi 1

    -Restart
  5. MEMPERCEPAT MINIMIZE

    -Regedit

    -HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\Windows Matriks
    Buat suatu string baru dengan nama "MinAnimate" dengan nilai "0"

    -Restart.
  6. MENGHEMAT MEMORY PADA WINDOWS XP

    -Start>Run ketikan Services.msc kik ok
    Setelah itu kita akan melihat deretan prgram-program bacground dan kolom-kolom (Name, Description, Status, Starup type dan log on as
    -Klik kanan program yang akan kita rubah settingnya,lalu klik properties sebelum mengubah baca dahulu keterangna yang ada di description sehingga dapat diketahui apakah program tersebut ada kaitanya dengan program yang lainya, klik despendencies.
    -Klik kolom startup type maka akan muncul tiga pilihan Automatic, manual, disable jika tidak dibutuhkan maka pilihlah nanual atau disable.
    -Beberapa program yang tidak dapat diubah:
    EventLog, Plug and paly, Remote procedure Call(RCP), Windows Audio, dan Windows management Instrumentation.
    -Setelah
    Untuk mengndari kesalahan sebelum mengubah program,simpan dahulu setting defaulnya. aranya:
    Add/Remove Columns remove Descreption, Status dan log On As, klik ok hal ini perlu dilakukan agar file *.txt yang kita simpan nanti tidak terlalu ruwet Klik actio pada service, klik expot list simpan dalam file Service.txt jika anda ingin mengembalikan seperti semula anda tinggal melihat dan mengembalikanya seperti semula.
  7. MENGOPTIMALKAN KECEPATAN TRANSFER DATA

    -Masuk System Properties>Device Manajer>CD-Room>Properties
    Beri tanda centang pada DMA lalu OK, tetapi bila muncul ketidak stabilan sebaiknya dikembalikan seperti semula.
    -Lalu pada disk drive lakukan seperti pada CD-Room.
    -lalu pada Active Desktop sebaiknya tidak diaktifkan View as web page atau web content.